Sebelum memulai praktik, pastikan Anda telah memahami konsep dasar pada materi kelas Jaringan & MikroTik di infokoding.

BAB 6

Hotspot & Halaman Login (Captive Portal)

Membangun sistem WiFi publik dengan sistem login voucher yang menampilkan halaman selamat datang kustom.

Terakhir diperbarui:

TL;DR (Ringkasan Cepat)

  • Hotspot: Solusi otentikasi WiFi publik yang memotong akses internet sebelum pengguna login.
  • Setup Mudah: Gunakan menu IP > Hotspot > Hotspot Setup untuk konfigurasi instan.
  • Limitasi & Voucher: Atur kecepatan internet per paket menggunakan User Profiles.
  • Kustomisasi: Modifikasi file HTML di direktori flash/hotspot/ via WinBox.

Pernah nongkrong di cafe, terkoneksi ke WiFi gratis, lalu tiba-tiba diarahkan ke halaman browser yang meminta Anda memasukkan Username dan Password? Itulah yang disebut Captive Portal atau Hotspot di ekosistem MikroTik.

Diagram Alur Arsitektur Captive Portal MikroTik

Klien (HP/Laptop)

Access Point

MikroTik (Gateway)
Cek Login / Redirect

Internet (ISP)
Tabel: Ringkasan Parameter Konfigurasi Hotspot
Menu / Parameter Fungsi Utama Contoh Pengisian
Hotspot Setup Wizard instalasi otomatis untuk interface, IP, DHCP, dan NAT Pilih ether3 atau wlan1
DNS Name Alamat URL lokal untuk mengakses halaman login wifi.cafe.local
User Profiles Membuat paket limitasi kecepatan dan jumlah user per akun Rate Limit: 1M/2M
Walled Garden Bypass situs tertentu agar bisa diakses tanpa login Dst Host: *kompas.com

Langkah Belajar Konfigurasi MikroTik Hotspot

Key Takeaways:

  • Jangan nyalakan DHCP Server secara manual pada interface target; Wizard Hotspot akan mengerjakannya untuk Anda.
  • Gunakan nama domain lokal (contoh: wifi.cafe.local) untuk DNS Name agar tidak memicu error sertifikat HTTPS palsu.

Pastikan Anda memiliki interface (misal wlan1 atau ether3 yang terhubung ke Access Point) yang sudah memiliki alamat IP.

  1. Buka menu IP > Hotspot > Servers.
  2. Klik tombol Hotspot Setup.
  3. Pilih interface target (contoh: ether3), lalu klik Next.
  4. Biarkan konfigurasi IP terisi otomatis, klik Next berulang kali hingga bagian DNS Name.
  5. Masukkan domain lokal untuk memanggil halaman login, misalnya wifi.cafe.local.
  6. Buat user lokal pertama Anda (misal: admin) dan password-nya. Klik Selesai!

Manajemen User Profile & Limitasi Bandwidth

Di warung kopi atau hotel, Anda mungkin ingin menjual "Voucher 1 Jam - Kecepatan 2 Mbps". Anda harus memisahkan tipe paket kecepatan menggunakan fitur User Profile.

  1. Buka tab User Profiles di menu IP > Hotspot.
  2. Klik tombol + (Add) untuk membuat profil baru.
  3. Isi kolom Name dengan nama paket, misal: Voucher-2Mbps.
  4. Pada kolom Rate Limit (rx/tx), masukkan batas kecepatan, misal: 512k/2M (Artinya Upload 512 Kbps, Download 2 Mbps).
  5. Klik OK.

Membuat Voucher Pengguna

Setelah profil selesai dibuat, Anda bisa mulai membuat akun/voucher pelanggan yang secara otomatis terhubung dengan batas kecepatan di atas.

  1. Buka tab Users di dalam menu Hotspot.
  2. Klik + (Add) untuk menambahkan pengguna baru.
  3. Beri nama pada kolom Name (misal: tamu1) dan Password (misal: 1234).
  4. Pada dropdown Profile, pilih profil Voucher-2Mbps yang baru saja kita buat.
  5. Sekarang, cobalah hubungkan HP Anda ke WiFi tersebut dan masukkan kode tamu! Otomatis kecepatan HP tersebut akan terlimit di 2 Mbps.

Kustomisasi HTML Login Page / Captive Portal MikroTik

Tampilan bawaan MikroTik Hotspot sangat kaku. Anda pasti ingin menambahkan logo Cafe Anda, bukan? Semua file halaman login disimpan di memori internal router.

  1. Buka menu Files di WinBox.
  2. Cari folder bernama hotspot. Di dalamnya terdapat file utama login.html.
  3. Drag and drop folder hotspot tersebut ke Desktop komputer Anda.
  4. Buka login.html menggunakan aplikasi editor teks seperti VS Code atau Notepad.
  5. Ubah elemen HTML, ganti logo (pastikan file gambarnya masuk ke folder yang sama), dan poles CSS-nya.
<!-- Contoh modifikasi sederhana file login.html -->
<style> body { background-color: #f3f4f6; font-family: sans-serif; text-align: center; } .login-box { background: white; padding: 2rem; border-radius: 10px; box-shadow: 0 4px 6px rgba(0,0,0,0.1); display: inline-block; margin-top: 10vh; } input { padding: 10px; margin: 10px 0; border: 1px solid #ccc; border-radius: 5px; } button { background: #0D8ABC; color: white; border: none; padding: 10px 20px; border-radius: 5px; cursor: pointer; } </style> <div class="login-box"> <img src="logo-cafe.png" alt="Logo Cafe" width="150"> <h3>Selamat Datang di WiFi Cafe Kami</h3> <form name="login" action="$(link-login-only)" method="post"> <input type="hidden" name="dst" value="$(link-orig)" /> <input type="hidden" name="popup" value="true" /> <input type="text" name="username" placeholder="Voucher Code" required><br> <input type="password" name="password" placeholder="Password"><br> <button type="submit">Connect to Internet</button> </form> </div>
  1. Setelah modifikasi selesai, drag and drop kembali folder hotspot tersebut ke menu Files WinBox (timpa file yang lama).

Bypass Situs Spesifik dengan Walled Garden

Bagaimana jika Anda ingin pelanggan bisa mengakses website menu cafe Anda (misal: menu.cafe.local) atau situs portal berita secara gratis tanpa harus login terlebih dahulu? Fitur Walled Garden adalah jawabannya.

  • Buka IP > Hotspot > Walled Garden.
  • Klik + (Add).
  • Pada Action, pilih allow.
  • Pada Dst. Host, masukkan alamat website (contoh: *kompas.com).
  • Klik OK. Kini siapapun yang tersambung ke WiFi bisa membuka situs tersebut tanpa memasukkan voucher.

Integrasi dengan User Manager / Radius Server

Bagi penyedia jaringan skala besar (seperti Kampus atau Hotel), membuat voucher satu-per-satu di menu Users sangatlah tidak efisien. MikroTik memiliki fitur bawaan bernama User Manager (berfungsi sebagai RADIUS Server) yang memungkinkan Anda men-generate ribuan voucher sekaligus dalam bentuk PDF siap cetak, serta mencatat laporan billing penjualan.

Untuk mengaktifkannya, Anda harus menceklis opsi Use RADIUS pada menu IP > Hotspot > Server Profiles, lalu menghubungkannya dengan paket User Manager yang dapat diakses secara terpisah melalui browser http://[IP_Router]/userman.

Fitur User Profiles (Bawaan) User Manager (RADIUS)
Skala Jaringan Kecil - Menengah (Cafe, Warkop) Besar (Kampus, Hotel, ISP)
Generate Voucher Massal Tidak Ada (Manual/Aplikasi ke-3) Tersedia (Otomatis & Cetak PDF)
Beban CPU / Storage Router Sangat Ringan Sedang - Berat (Perlu SSD/NAND besar)
Sistem Billing/Laporan Tidak Tersedia Sangat Lengkap (Grafik & Log)
Koneksi Lintas Router Lokal (Hanya 1 Router) Bisa Terpusat (1 RADIUS untuk banyak cabang)
Integrasi Payment Gateway Tidak Bisa Bisa (Melalui API/Ekstensi)

Alternatif populer lainnya di Indonesia adalah Mikhmon (MikroTik Hotspot Monitor). Berbeda dengan User Manager, Mikhmon tidak memerlukan fitur RADIUS dan bisa berjalan di router dengan spesifikasi rendah sekalipun, karena ia memanfaatkan MikroTik API untuk memanajemen voucher secara masal via aplikasi berbasis web.

Belajar MikroTik Hotspot: Troubleshooting & Solusi

Pertanyaan: Mengapa Halaman Login Tidak Muncul Otomatis (Pop-up)?

Jawaban: Masalah ini sering terjadi karena fitur Private DNS (DoH) aktif di ponsel pengguna. Arahkan mereka untuk menonaktifkan Secure DNS di settingan Android, atau minta mereka mengetikkan langsung alamat DNS Name (contoh: http://wifi.cafe.local) di browser secara manual.

Pertanyaan: Apa Solusi Error "No more sessions are allowed for user"?

Jawaban: Secara default, satu akun hanya bisa login di 1 perangkat. Jika ingin 1 voucher dipakai oleh 5 orang sekaligus (misal untuk satu meja), ubah nilai Shared Users menjadi 5 pada menu IP > Hotspot > User Profiles.

Pertanyaan: Mengapa Situs HTTPS Gagal Redirect ke Halaman Login?

Jawaban: Browser modern dengan keamanan HSTS memblokir pengalihan pada situs HTTPS (seperti Google.com). Minta pengguna membuka website tanpa HTTPS seperti http://neverssl.com agar redirect Captive Portal berhasil dipicu.

Rusmawan Abdullah Sani
Ditulis oleh: Rusmawan Abdullah Sani

Network Engineer | Tersertifikasi MTCNA, MTCRE, MTCWE

Profil LinkedIn